Perubahan Sistem Poin Pada Balapan Formula 1

Federasi Otomotif Internasional (FIA) telah mengonfirmasi adanya perubahan sistem poin pada balapan terakhir Formula 1, mulai musim 2014. Hal itu rupanya mendapat kritikan dari juara dunia F1 asal tim Red Bull, Sebastian Vettel.

Pada 9 Desember lalu, FIA telah memutuskan akan memberlakukan poin ganda pada balapan terakhir di Abu Dhabi, baik untuk pembalap maupun konstruktor. Dengan demikian, poin maksimal yang bisa diraih pembalap pada seri terakhir adalah 50.

Meskipun pada F1 musim 2013 lalu sistem tersebut tak berpengaruh bagi gelar juara, cerita lain akan hadir jika diberlakukan pada 2012. Titel juara akan jatuh kepada pesaing utama Vettel, Fernando Alonso dari Ferrari, yang saat itu memberi perlawanan ketat.

"Bayangkan saja, misalnya pada laga terakhir Bundesliga, tiba-tiba diberlakukan poin ganda. Ini konyol dan menghukum mereka yang telah bekerja keras sepanjang musim. Saya tak paham peraturan baru ini," kata Vettel, seperti dilansir Crash, Rabu 11 Desember 2013.

"Poin ganda untuk balapan terakhir dalam satu musim adalah jawaban dari sesuatu yang tak pernah ditanyakan siapapun. Dan ini merendahkan balapan-balapan lainnya juga," lanjut pengoleksi 39 kemenangan sepanjang kariernya di F1 tersebut.

Pada musim 2013, Vettel meraih gelar juara dunia keempatnya secara beruntun, usai meraih 397 poin atau unggul 155 poin atas Alonso di posisi 2. Pembalap asal Jerman berusia 26 tahun itu juga mencatatkan rekor sembilan kemenangan pada sembilan seri terakhir.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel