Perusahaan Boeing Pangkas Produksi Pesawat Terbang Jumbo 747-8

Perusahaan Boeing pada Jumat 18 Oktober 2013 lalu menyatakan telah memangkas produksi pesawat terbang jumbo 747-8. Pemangkasan produksi ini merupakan kedua kalinya pada 2013 ini dikarenakan permintaan yang semakin menurun terhadap pesawat berbadan besar.

Perusahaan raksasa yang berlokasi di Chicago itu mengatakan tingkat produksi pesawat Boeing 747-8 akan dikurangi dari 1,75 pesawat per bulan menjadi 1,5 pesawat per bulan. Ini karena permintaan pasar yang menurun pada pesawat jumbo untuk penumpang dan pesawat kargo.

“Penyesuaian produksi ini lebih sejalan dengan permintaan jangka pendek sembari menstabilkan laju produksi. Ini juga memposisikan program agar pesawat 747-8 mendongkrak performa ekonomi saat pasar dalam masa pemulihan,” kata General Manager program 747-8 Eric Lindblad.

Lindbald menuturkan penyesuaian hasil tidak mengubah rasa percaya diri perusahaan pada 747-8 atau komitmen perusahaan terhadap program itu.

Pada April 2013 lalu, Boeing mengurangi tingkat produksi untuk jet jumbo empat-tak dari 2 pesawat menjadi 1,75 pesawat per bulan. Lagi-lagi dengan alasan menyusutnya permintaan.

Boeing memprediksi pertumbuhan rata-rata jangka panjang pada pasar pesawat kargo akan kembali membaik pada 2014. Ini juga akan mengatasi permintaan global terhadap pesawat besar pada 20 tahun mendatang dengan jumlah 760 unit senilai US$280 miliar.

Boeing menyatakan pihaknya memiliki pesanan sebanyak 107 pesawat versi penumpang dan kargo berupa pesawat jet jumbo. Sebanyak 56 pesawat itu telah tiba. Pada awal 2013 sampai 15 Oktober 2013 Boeing mendapat 5 permintaan pesawat 747.

Tingkat produksi yang baru diharapkan akan dimulai pada 2014 nanti. Tingkat pengurangan produksi ini diharapkan tidak memberi dampak finansial yang signifikan.

Baca juga: Unsur-Unsur Negara Dan Wilayah Negara.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel