Jokowi Kandidat Calon Presiden

Lembaga survei Avara menempatkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) sebagai kandidat calon presiden (capres) dengan elektabilitas tertinggi. Jokowi meraih angka 22,1 persen dan mengungguli tokoh seperti Prabowo Subianto, Jusuf Kalla bahkan Megawati Soekarnoputri. "Komunikasi politik yang dilakukan Jokowi efektif. Tingkat penerimaan di masyarakat begitu tinggi," kata Kepala Riset Avara, Hasanuddin Ali, dalam konfrensi pers di kawasan Cikini, Jakarta, Rabu 11 September 2013.

Hasanuddin mengatakan, Jokowi juga memiliki kelebihan lain yaitu berwajah desa. Menurutnya, faktor itu membuat responden merasa dekat dengan mantan Walikota Solo tersebut sehingga memunculkan ikatan batin. "Tiga hal yang mempengaruhi elektabilitas. Pertama, popularitas. Kedua, citra atau imej. Ketiga, ikatan batin pemilih dan kandidat. Wajah desa yang berpengaruh, itu yang bisa membuat orang berkata, 'dia yang mewakili saya'," ujarnya.

Lebih lanjut, Hasanuddin mengemukakan tahun lalu nama Jokowi belum muncul. Saat itu, tokoh dengan elektabilitas teratas adalah Prabowo Subianto yang dinilai memiliki karakter antitesis dari SBY yaitu tegas dan tidak peragu. Namun, hanya setahun, Jokowi mampu menyalip semua kandidat. "Ternyata ada tipe lain, merakyat dan mampu membawa perubahan, Jokowi. Dia dianggap pemimpin yang horizontal," terangnya.

Survei Avara dilakukan melalui wawancara tatap muka di 6 kota besar Indonesia pada 15 Juli sampai dengan 23 Agustus 2013 yaitu Jabodetabek, Medan, Surabaya, Makassar, Bandung dan Semarang. Metode pengumpulan data secara stratified random sampling. Jumlah sampel sebanyak 1532 responden, berusia 20-54 tahun dengan pengeluaran keluarga lebih dari Rp4 juta per bulan. Sementara margin of error dari penelitian ini sebesar 2,5 persen.

Berikut adalah daftar kandidat capres yang dipilih jika pemilu diadakan hari ini:

1. Joko Widodo 22,1 persen
2. Prabowo Subianto 17 persen
3. Jusuf Kalla 7,4 persen
4. Megawati Soekarnoputri 7 persen
5. Dahlan Iskan 6,9 persen
6. Aburizal Bakrie, 6,2 persen
7. Wiranto 4,6 persen
8. Mahfud 4 persen
9. Surya Paloh 2 persen
10. Hatta Rajasa 1 persen
11. Sultan HB X 0,9 persen
12. Lainya 1 persen
13. Belum memutuskan 19,8 persen.

Baca juga: Penyebab Malas Bangun Pagi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel