Google Bantah Tabrak Keledai

Perusahaan raksasa mesin pencari, Google membantah telah menabrak mati seekor keledai di Botswana saat mobil pemetaan (Street View) melakukan pengambilan gambar. Google mengeluarkan bantahan setelah muncul gambar di internet soal seekor hewan yang terbaring di jalanan tanah.

Para pengguna web menuduh Google melakukan tabrak lari. Setelah melindas keledai itu, tim Google meninggalkannya dalam kondisi mati. Tuduhan itu buru-buru dibantah oleh perusahaan yang berbasis California itu. Mereka menyatakan keledai itu mungkin menikmati 'mandi' debu ketika mobil Street View mendekat.

Serangkaian gambar dikeluarkan Google untuk menunjukkan keledai itu berdiri ketika mobil sudah lewat. "Selama 24 jam terakhir, perhatian anggota masyarakat dan media yang berspekulasi soal nasib seekor keledai yang terlihat dari Street View di daerah Kweneng Botswana," kata manajer produk Google Kei Kawai.

Menurutnya karena citra 360-derajat disatukan, tampak seperti Street View melakukan tabrak lari dan meninggalkan binatang tak bersalah terdampar di jalan. "Kami senang mengonfirmasi keledai masih hidup dan sehat," ujarnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel