Pernyataan Wawan Ichwanuddin

Kalender 2013. Ketua Tim Peneliti Pusat Penelitian Politik  P2P Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Wawan Ichwanuddin menyatakan meski dukungan publik terhadap demokrasi relatif tinggi, konsolidasi demokrasi di Indonesia masih dihadapkan pada rendahnya kesadaran warga untuk terlibat dalam proses politik.

"Persepsi responden bahwa mereka dapat mempengaruhi pemerintah dalam politik sangat rendah," ujar Wawan dalam jumpa pers di Graha LIPI, Jakarta, Kamis 11 Oktober 2012. Data survei hanya 12,8 persen responden yang merasa bahwa mereka bisa mempengaruhi pemerintah dalam pembuatan kebijakan. Selain itu, hanya 30,1 persen responden yang merasa bahwa keluhan mereka diperhatikan oleh pejabat pemerintah. Padahal mayotitas responden merasa (60,8 persen) merasa bahwa kebijakan pemerintah berpengaruh terhadap kehidupan mereka sehari-hari.

"Ketika berhubungan dengan sistem politik, masyarakat cenderung merasa tidak berdaya, powerless. Efikasi (kemanjuran--red) yang rendah membuka kemungkinan meningkatnya sikap apolitis warga," kata Wawan. Survei dilakukan secara nasional, dengan sampel sebanyak 1.700 orang yang dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling). Responden yang diwawancarai adalah warga dewasa, yaitu berumur 17 tahun atau sudah menikah saat survei dilakukan.

Pengumpulan data dilakukan 25 Juni sampai dengan 10 Juli 2012, melalui wawancara tatap muka. Margin error diperkirakan +/-2,38 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Kendali kualitas terhadap hasil wawancara dilakukan secara random terhadap 30,2 persen total sampel oleh supervisor dengan mendatangi responden terpilih (spot check) atau penyaksian wawancara.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel